Langsung ke konten utama

Roadmap dan Majalah Diri: Make Your Dreams Come True


Road Map Pengembangan Diri
Setiap individu pasti memiliki cita-cita dan impian yang ingin diraih, karena bermimpi adalah hak bagi semua orang, dan dengan mimpi kita mampu menghargai segala pengalaman sebagai proses belajar. Dalam ilmu psikologi sendiri hal ini dinamakan dengan pendekatan Appreciative Inquiry yang mana kita akan menggali, belajar dan mengenali potensi diri kita serta menjadikan pengalaman berharga yang kita miliki sebagai modal untuk mencapai mimpi kita.Untuk mencapai mimpi itu tentunya di perlukan beberapa strategi. Setiap orang mempunyai berbagai macam strategi yang berbeda-beda demi menggapai  mimpi tersebut. Oleh karena itu, dengan membuat visi hidup dapat membantu kita dalam menggapai mimpi kita di masa depan. Visi saya sendiri adalah saya harus menjadi seorang Psikolog Profesional sekaligus memiliki yayasan sekolah TK. Untuk itu saya memiliki progres yang digambarkan dalam roadmap diri untuk mencapai impian saya, yaitu sebagai berikut:

Sedikit cerita, sebenarnya saya bukanlah orang yang peka atau pun dapat memahami orang lain, bahkan saya terkesan cuek untuk peka terhadap sekitar, dan menurut saya berkuliah di jurusan psikologi ini merupakan kesalahan besar yang saya ambil. Tetapi ternyata seiring berjalannya waktu, saya mulai menyadari bahwa psikologi adalah jurusan yang tepat untuk saya, dimana saya menjadi pribadi yang lebih baik dari sebelumnya, yang dulunya saya kerap men-judge sesuatu secara spontan tetapi sekarang saya mulai memikirkan segalanya dahulu sebelum men-judge, seperti memikirkan “bagaimana jika saya yang mengalami hal itu, bagaimana jika perasaannya terluka”. Oleh karena itu saya bersyukur bisa berkuliah di jurusan psikologi.
Selain itu, hal lain yang dapat saya syukuri adalah karena saya berada pada lingkungan dengan orang-orang yang memiliki keterampilan komunikasi yang baik, serta memiliki perilaku asertif dalam menyampaikan pendapat. Asertif sendiri merupakan suatu ciri kepribadian interpersonal dimana orang yang memilikinya mampu menyatakan pendapat, ide, kekritisan, dan perasaannya dengan cara-cara yang tidak menyakiti orang lain. Memang perilaku asertif perlu untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari terutama untuk kuliah, yang mana di psikologi sendiri banyak mata kuliah yang tugasnya dikerjakan berkelompok, dan perilaku asertif sangat dibutuhkan untuk itu. Tapi selain perilaku asertif, dalam berkelompok kita juga harus membentuk tim yang efektif, dimana tim efektif apabila mereka mampu menyelesaikan tugas tepat waktu, anggota kelompok merasa puas, dan walaupun ada konflik tapi bisa diselesaikan dengan baik sehingga hubungan anatar anggota tetap terjaga meskipun sudah berpisah atau berbeda lingkungan.
Dari lingkungan pertemanan dan perkuliahan tersebutlah yang memotivasi saya untuk memiliki mimpi setinggi mungkin, yaitu dengan membuat sekolah TK. Dari roadmap diatas dapat dilihat bahwa ada beberapa tahapan yang perlu saya lalui untuk mencapai mimpi saya.
Tahapan pertama yaitu dimulai pada 2019, dimana saya magang di salah satu sekolah Paud untuk menambah pengalaman sekaligus melatih diri agar saya bisa mengajari dan belajar bersama anak-anak. Lalu, setelah itu saya mulai menyusun skripsi dan berharap bisa lulus tepat waktu menjadi sarjana psikologi ditahun 2020.  Setelah itu saya mulai mencari pekerjaan part time untuk mengisi waktu luang sambil mengumpulkan biaya untuk melanjutkan S2.
Kemudian di tahun 2021, aku berharap dapat melanjutkan studi S2-ku dengan mengambil program magister profesi psikologi pendidikan di Universitas Indonesia, dan selama kuliah aku juga berharap dapat membagi waktuku untuk bekerja part time.
Setelah lulus S2 ditahun 2023 dan telah mendapat ijin untuk membuka pratek, aku berharap dapat menjadi psikolog yang bekerja di rumah sakit dan berfokus pada psikolog anak. Selain menjadi psikolog, aku berharap ditahun ini aku telah memiliki sosok teman hidup yang mau belajar dan berjuang bersama untuk selalu menanam benih-benih kebaikan di dunia yang nantinya dapat kami panen di kehidupan yang lebih kekal kelak. Lalu setelah menikah, aku berharap satu atau dua tahun kemudian aku sudah memiliki anak dan menjadi seorang ibu sekaligus menjadi wanita karier yang bekerja sebagai psikolog dan menjadi pembicara mengenai tumbuh kembang anak dan juga parenting.
Selain menjadi wanita karier dan ibu rumah tangga, pada tahun 2026 aku berharap bisa mulai membangun sekolah TK inklusi yang di khususkan untuk orang dengan status ekonomi rendah, agar anak-anaknya tetap bisa bersekolah walaupun dalam kondisi kekurangan. Besar harapanku agar pada tahun 2028 sekolah TK inklusi yang aku impikan dapat terwujud dan dapat menjadi manfaat bagi semua orang. Amiin...

Itulah sedikit cuplikan perjalanan hidupku untuk mencapai mimpiku. Semua yang tertulis di atas adalah sebuah rencana seorang manusia, yang mana akan kembali lagi kepada kehendak Tuhan, karena Tuhanlah yang memiliki rencana terbaik untuk umatnya, J

Dibawah ini merupakan gambaran bila impian saya terwujud dan menjadi highlights di sebuah majalah 10 tahun mendatang...








Komentar